Kamis, 11 Juni 2015

Tambora Menyapa Dunia setelah 200 tahun!

Tambora Menyapa Dunia merupakan acara yang diadakan oleh pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam memperingati dua abad meletusnya gunung Tambora. Pemerintah daerah di Kabupaten Dompu dan Bima telah menyiapkan 4 kelompok kegiatan dalam acara ini. Kegiatan ini diadakan di beberapa daerah di Nusa Tenggara Barat dengan target kunjungan wisatawan baik dari dalam ataupun mancanegara sebanyak 2 juta orang, lho C’Gengs. Wah banyak juga ya!
Empat kelompok kegiatan ini diantaranya seperti bakti sosial dan pengembangan ekonomi kreatif, seni dan budaya, seminar dan pengembangan ilmu pengetahuan, dan sport adventure. Selain itu, juga ada kegiatan lainnya seperti Trabas Tambora, Ekspedisi Selebriti Mendaki Tambora, Tambora Savana Run dan Lakey Kite Surf Exhibition Camp.
Seluruh masyarakat di Kabupaten Dompu begitu antusias dengan acara Tambora Menyapa Dunia ini. Pemerintah daerah mengajak masyarakat Dompu untuk bersama-sama mendukung dan menyukseskan acara tersebut. Acara ini diadakan dengan tujuan agar seluruh masyarakat Indonesia dan mancanegara tahu bahwa di Dompu, Nusa Tenggara Barat pernah ada letusan gunung yang menyebabkan perubahan besar pada dunia.
Peristiwa meletusnya gunung Tambora terjadi pada tanggal 10-11 April 1815 dan menjadi hari yang paling bersejarah. Banyak yang beranggapan bahwa pada saat itu telah terjadi “kiamat kecil”. Gunung Tambora meletus dengan sangat dahsyat hingga kehilangan hampir separuh tinggi dan volumenya. Hal itu disebabkan karena letusan gunung Tambora memiliki kekuatan 4 kali lipat lebih dahsyat dari letusan yang terjadi pada gunung Krakatau di tahun 1983.
Sebelum terjadi ledakan hebat, gunung Tambora memiliki ketinggian 4.200 m dpl. Gunung ini tercatat memiliki puncak tertinggi kedua di Indonesia setelah Jaya Wijaya. Namun, setelah terjadi letusan hingga melenyapkan sebagian tubuhnya, kini gunung Tambora hanya memiliki ketinggian 2.730 m dpl.
Kaldera Gunung Tambora Sumbawa culturenesiacom
Kaldera Gunung Tambora – Sumbawa
Akibat dari letusan ini, terbentuk kaldera dengan diameter seluas 8 KM. Sementara itu, jarak antara puncak dan dasar kawahnya memiliki kedalaman sejauh 800 meter. Luar biasa ya, C’Gengs?
Saking hebatnya, suara letusan gunung Tambora terdengar hingga ke Pulau Sumatera, Makassar dan Ternate dengan jarak 2.600 KM. Letusan ini menimbulkan debu tebal hingga mematikan vegetasi. Akibat debunya yang tebal, gunung Tambora terlihat gelap dari radius 600 KM selama dua hari. Bahkan sinar matahari pun tidak mampu menembus tebalnya debu.
Peristiwa ini tidak hanya berdampak di berbagai daerah di Indonesia saja, melainkan hingga ke luar negeri. Satu tahun setelah terjadinya letusan, cuaca Amerika Utara dan Eropa berubah drastis karena tidak adanya musim panas. Beberapa negara lain seperti China, Eropa dan Irlandia mengalami gagal panen akibat peristiwa tersebut.

Rabu, 22 April 2015

Menikmati "Bandung Heula" di Festival Bandung Masa Lalu 2015

Setelah sebelumnya sukses dengan Bandung Baheula Festival selama 3 tahun berturut-turut, Kota Baru Parahyangan kembali mengadakan festival bergengsi di Bandung dengan tema "baheula" atau zaman dahulu yang diadakan pada tanggal 28-29 Maret 2015.
"Festival ini diadakan untuk kembali mengingatkan masyarakat dan juga diperoleh dengan lingkungan nangunan di Koridor Bandoeng Tempo Doeloe," ungkap Raymond Hadipranoto, Marketing Manager PT Belaputera Intiland saat acara Festival Bandung Baheula 2015 di Kota Baru Parahyangan, Sabtu (28/3/2015).
Raymond mengatakan, festival ini juga bagian dari pengembangan koridor Bandoeng
Tempo Doeloe dan merupakan implementasi dari jiwa pengembangan Kota Baru
Parahyangan yakni budaya, sejarah dan pendidikan.
Bandung Baheula Festival 2015 merupakan ajang berkumpulnya pecinta segala hal
berbau "jadul". Dari kolektor barang antik, komunitas sepeda, motor, hingga mobil antik, sejarawan dan seniman Sunda, panggung musik hingga kuliner tradisional Sunda dan Bandung.
KOMPAS.COM/RACHMAT OGIE KURNIAWANJajanan tempo dulu di Bandung Baheula Festival 2015 yang digelar 28-29 Maret 2015.
Dalam festival ini pengunjung akan dibawa untuk menikmati, bernostalgia dan
mengeksplor suasana hingga mencicipi kuliner jadul Bandung.
Selain itu keunikan yang ada di festival ini adalah sebagai alat tukar, pengunjung harus menukarkan uang rupiah dengan uang kertas khas Festival Bandung Baheula. Uang itu nantinya dipergunakan sebagai alat tukar untuk membeli jajanan kuliner baheula Bandung.
"Di dalam festival ini terdiri dari beberapa program yang akan menghiasi pengunjung dengan ingatan baheula," ujar Raymond.
Di sini pengunjung bisa menikmati beberapa program pengisi acara, di antaranya mengenai sejarah Bandung yaitu Lorong Sejarah Bandung Baheula dan Pameran Mobil dan Motor Antik. Lalu juga ada festival jajanan kuliner dengan festival jajanan baheula dan Botram.
KOMPAS.COM/RACHMAT OGIE KURNIAWANAneka jajanan tempo dulu di Bandung Baheula Festival 2015 yang digelar 28-29 Maret 2015.
Tidak hanya itu juga ada tontonan seni yang menghiasi kunjungan pengunjung, Jadul Mini Orchestra, Pergelaran Seni Budaya serta perkumpulan komunitas dengan Community Gathering.
"Diharapkan dengan adanya event ini bisa membawa masyarakat kepada budaya Bandung
yang sangat kaya akan memori zaman dulu kota Bandung dengan segala aspek budaya,
sejarah dan pendidikannya," tutup Raymond.

Rabu, 08 April 2015

Raja ampat punya cerita

TEMUKAN PAUS PEMBUNUH DI RAJA AMPAT , INDONESIA!





Membayangkan traveling ke samudera luas melihat atraksi makhluk raksasa lautan mungkin dapat  menjadikan liburan yang berkesan. Di tempat-tempat berikut para traveler akan diajak menjadi saksi mata atraksi mamalia laut terbesar di dunia. Ya, atraksi ikan paus langsung dari habitat aslinya.

Meskipun hidup di air namun hewan raksasa satu ini bukanlah ikan, melainkan mamalia dalam kelompok cetacea yang berukuran besar. Di tempat-tempat ini traveler dapat menyaksikan berbagai jenis paus, mulai dari paus bungkuk, paus pembunuh atau jenis paus lainnya. Sebetulnya ada banyak tempat yang dapat kita kunjungi untuk melihat paus, namun tidak semua tempat menawarkan pengalaman yang sama. Sekarang Anda akan mendapatkan referensi baru tempat terbaik yaitu salah satunya pulau wallo Kofiau Kabupaten Raja Ampat, Papua Indonesia untuk menonton atraksi paus.


Pulau Wallo adalah nama sebuah Pulau di Kbaupaten raja ampat bagian selatan Negara indonesia. Tempat ini merupakan tempat bersejarah dan sudah menjadi tepat endaratan ikan paus pembunuh atau paus lainnya, namun tempat ini belum dikenal oleh semua Negara  khususnya masyrakat setempat saja yang tahu tempat ini mereka datang ke pulau atau temapt  ini pada bulan-bulan di musim panas. Mengapa musim panas? Pada musim itu akan ada atraksi yang spektakuler di lautan pulau wallo.


Pada rentang bulan Juni hingga September terdapat kawanan ikan paus yang berlalu-lalang di laut ini. Kebanyakan dari paus yang ada di pulau wallo adalah jenis paus pembunu (orcinus orca, rowetroyer). Maka tak heran jika World Wild Live mencatat bahwa pulau wallo adalah tempat terbaik di dunia menyaksikan paus dari dekat. Wisatawan dapat menyaksikan langsung kehidupan mamalia terbesar ini mulai dari ukurannya yang panjang, sirip putih dan percikan air yang ditimbulkan dari lompatan paus ini.

Jika ingin menyaksikan atraksi menegangkan ini ada baiknya Anda menyewa jasa tur yang terpercaya, Speedboat Jou  atau fayam adalah salah satu dari sekian banyak penyedia jasa tour paus yang kredibel.
Walau Pulau Orcas berada di negara bagian Washington, tetapi pulau wallo juga sebagai tempat pendaratannya orcas tepatnya berada di kabupaten raja ampat Indonesia bagian timur yang bisa menjadi spot terbaik utunuk menonton paus secara langsung. Waktu terbaik untuk melihat hewan ini adalah pada akhir Mei hingga September.
Sebagian besar paus yang terlihat di Kepulauan San Juan adalah paus Orcas atau juga dikenal sebagai paus pembunuh. Namun di pulau Wallo  kita juga memiliki kesempatan melihat jenis paus yang lain seperti paus pembunu, paus Bungkuk dan atraksi ikan lumba-lumba di Tanjung lampu tepatnya berada di Kofiau kabupaten raja ampat Indonesia bagian timur. Ada banyak penyedia jasa carter kapal untuk melayani tour paus di pulau ini, salah satunya yang populer adalah Kapal Puti Raja yang sementara mengelilingi Taman-taman kecil pulau Raja Ampat.
Spesies paus yang paling sering di lihat di perainran ini adalah paus Orca. Dan jika kalian ingin melihat paus tersebut maka datanglah pada bulan sekitar Mei hingga september, itu adalah waktu terbaik untuk menonton paus. Untuk jasa tur sendiri ada banyak yang dapat Anda pilih, salah satunya yang populer adalah Kapal Puti Raja atau Speedboat  JOU yang siap menawarkan pengalaman menonton paus di sana.

Itulah salah satu tempat terbaik untuk menyaksikan kehidupan paus di alam liar yang patut Anda coba. Segera rencanakan liburan Anda ke tempatini dan dapatkan pengalaman wisata seru yang tak terlupakan.